Peran Media sosial untuk Usaha Kecil dan Menengah

Tahukah Anda, ada lebih dari 72 juta pengguna internet di Indonesia dan 95% diantaranya aktif di media sosial. Ini artinya calon pelanggan Anda sudah bergabung di media sosial. Tidak heran, memiliki media sosial bukan lagi suatu pilihan, tapi keharusan baik untuk Usaha Kecil Menengah (UKM) maupun perusahaan dengan skala internasional.


Sayangnya, tidak jarang ada perusahaan yang kecewa karena media sosial dianggap tidak mendatangkan keuntungan yang diharapkan. Salah satu hal yang menyebabkan hal ini adalah pengertian yang salah tentang fungsi dari media sosial itu sendiri. Memiliki media sosial untuk bisnis Anda tentu saja lebih dari sekedar mengikuti trend.
Sebenarnya, apa saja fungsi dari media sosial sebuah brand? Yuk, simak pembahasan berikut.

1. Membangun Image dan Memantau Pesaing


Salah satu kelebihan media sosial adalah kemudahan untuk "mengintip" strategi yang dilakukan oleh pesaing Anda. Mulai dari produk yang ditawarkan hingga promo yang sedang berjalan. Manfaatkan hal ini untuk menyusun strategi bisnis sehingga Anda selangkah lebih depan dari para pesaing. Namun ingat, ini tidak berarti penjiplakan karena brand yang Anda tampilkan haruslah konsisten untuk membangun identitas yang tepat.

Target audience setiap bisnis tentu berbeda satu sama lainnya. Mulai dari jenis kelamin, usia, daerah, tingkat pendidikan, pekerjaan, hingga tingkat kesejahteraannya. Hal inilah yang membuat setiap brand harus memiliki identitas serta cara berkomunikasi yang berbeda-beda meskipun produk yang ditawarkan sama. Misalnya barang yang ditawarkan adalah make-up, namun target audience brand A adalah wanita berusia 26-30 keatas sedangkan brand B menargetkan pada usia 15-19 tahun. Tentu saja cara penyampaianya haruslah berbeda, bukan? Karenanya kenalilah target audience Anda secara jelas untuk menentukan tone of voice yang tepat. Semakin tepat topik dan gaya bahasa Anda, semakin dekat pula image Anda melekat pada sang pelanggan.

2. Menarik Pelanggan yang Tepat untuk Mengunjungi Website Anda


Perlu diketahui, bahwa keberadaan media sosial bukanlah untuk menyaingi apalagi menggantikan website Anda. Justru, keduanya saling mendukung satu sama lain. Website berisi
informasi lengkap tentang bisnis, produk dan jasa yang Anda tawarkan, sedangkan media sosial adalah wadah untuk berinteraksi dengan pelanggan. Salah satu fungsi utama dari media sosial adalah mengarahkan pengunjung ke website Anda. Tentu kita menginginkan pengunjung, tapi bukan berarti semua orang tanpa terkecuali. Audience yang tepat adalah mereka yang memiliki potensi besar untuk menjadi pelanggan Anda. Di sinilah media sosial berperan besar karena dilengkapi dengan tools di mana Anda dapat memilih target Anda, mulai dari jenis kelamin, lokasi, usia, hingga hobi untuk konten Anda. Nah, jika Anda sudah mengetahui hal ini, maka langkah selanjutnya adalah membuat konten yang interaktif dan menarik pelanggan untuk mencari tahu lebih banyak mengenai bisnis Anda sehingga dapat mengundang mereka untuk mengunjungi website Anda. Perlu diketahui, beberapa media sosial mengganti sistem timeline dengan newsfeed. Dengan kata lain, konten dengan tingkat respon yang rendah akan tenggelam oleh konten-konten interaktif.


Jika di website Anda dapat berjualan secara gamblang, maka di media sosial Anda perlu menggunakan cara yang lebih halus. Seperti yang Anda ketahui, masyarakat menggunakan media sosial untuk bersosialisasi, bukan untuk melihat iklan. Karenanya, pakailah media sosial sebagai alat untuk menggiring calon pelanggan secara halus untuk mengenal bisnis Anda lebih dekat. Misalnya, jika Anda memiliki bisnis di bidang fashion, alih-alih mempromosikan dress terbaru secara gamblang dengan caption yang berisi bahan dan harga dress tersebut, gunakanlah konten yang lebih interaktif. Misalnya dengan menampilkan dua foto dress dan menanyakan dress mana yang menjadi favorit audience Anda. Dengan begitu, konten Anda menjadi sharable dan memiliki call-to-action yang mengundang audience untuk meresponsnya.

3. Tempat mendapat Kepercayaan dari Pelanggan


Media sosial adalah tempat di mana pelanggan merasa dapat berkomunikasi secara langsung dengan Anda. Tidak heran, pengunjung berekspektasi untuk direspon secepat mungkin. Sebuah data menyebutkan bahwa rata-rata orang Indonesia menghabiskan waktu 5.5 jam per hari untuk aktif di media sosial. Artinya, tidak ada yang lebih mematikan daripada media sosial yang tidak diupdate dan tidak responsif. Jika Anda tidak menanggapi calon pelanggan dengan cepat, maka besar kemungkinannya mereka akan beralih ke pesaing Anda. Hal ini
dikarenakan calon pelanggan merasa keraguan mereka terjawab dan dilayani dengan baik. Jadi, manfaatkan kesempatan ini untuk berkomunikasi dan menanggapi pelanggan Anda secepat mungkin. Dengan begitu, bisnis Anda akan dipandang memiliki customer service yang terpercaya.


4. Memanfaatkan Kritik dan Saran


Disadari atau tidak, masyarakat cenderung lebih vokal dan terbuka di dunia maya. Sehingga tidak sulit bagi Anda untuk menemukan kritik dan saran di media sosial. Namun Anda tidak perlu khawatir karena hal ini merupakan sesuatu yang positif. Melalui kritik dan saran, Anda mendapatkan pengetahuan lebih untuk memahami apa yang dicari dan diharapkan pelanggan dari bisnis Anda. Alih-alih menghindari kritik dan saran, pancinglah hal tersebut melalui konten Anda. Misalnya dengan menanyakan pendapat mereka tentang produk terbaru Anda. Dari sana, Anda dapat melakukan inovasi dan perubahan yang dirasa perlu. Nilai plusnya, Anda akan mendapatkan image yang baik karena mau mendengarkan pelanggan. Ingat, usahakan selalu menanggapi “jejak” yang ditinggalkan konsumen walaupun komentar yang ditinggalkan bukanlah sebuah pertanyaan. Dengan begitu, Anda menjadi selangkah lebih maju daripada pesaing Anda karena dipandang responsive dan dapat memberikan pelayanan yang baik.

5. Meningkatkan Posisi Anda di Mesin Pencari 


Anda tentu ingin website Anda berada di halaman pertama mesin pencari, bukan?

Yang perlu Anda ketahui adalah mesin pencari terus mengupdate sistem mereka untuk memberikan hasil pencarian serelevan mungkin. Media sosial menjadi salah satu indikator yang mempengaruhi hal ini, mulai dari konten yang Anda buat hingga seberapa banyak orang yang membicarakan brand Anda. Karenanya, mulailah untuk membuat konten yang menarik. Di media sosial, page sebuah brand tidak diharapkan untuk berjualan terus-menerus. Jadi, jangan takut untuk mencoba postingan yang masih relevan dengan bisnis Anda. Misalnya, Anda memiliki bisnis dibidang fashion, maka selingi konten promo Anda dengan tips berbusana ke pesta, dsb.

Nah, sekarang Anda sudah mengetahui fungsi dari media sosial brand Anda. Sekarang saatnya menggunakannya dengan benar supaya bisnis Anda semakin laris manis. 

Tidak punya waktu? Serahkan manajemen media sosial bisnis Anda kepada bDigital. Cari tahu di sini

0 0
Feed