Merdeka dari Keluhan Pelanggan!

Memiliki bisnis pasti ada suka dan duka. Saat penjualan meroket di luar harapan Anda, pasti momen tersebut sangatlah menggembirakan. Tapi saat “jutaan” pelanggan mengeluh, Anda mungkin merasa jatuh dan kecewa. Jika ingin mengambil sisi positifnya, tiap keluhan pelanggan adalah masukan berharga agar bisnis Anda lebih baik dan memuaskan. Artikel ini kami buat agar semangat Anda tidak padam saat cobaan komplain datang secara bertubi-tubi. Jadi, simpan beberapa sikap positif ini di dalam jiwa dan selesaikan setiap keluhan hingga tuntas!


1. Ucapkan terima kasih

Hiraukan nada marah atau kasarnya bahasa tulisan yang dilontarkan pelanggan saat mengeluhkan bisnis Anda. Ingat saja semua keluhan tersebut ditujukan agar bisnis Anda berjalan lebih baik. Bersikaplah legowo dan ucapkan “terima kasih” atas waktu mereka menyampaikan kekurangan produk/jasa Anda. Tanpa mereka berkeluh kesah, Anda akan menganggap bisnis Anda baik-baik saja.

2. Jangan merasa diserang


Sangat manusiawi jika Anda membantah sebuah keluhan yang tidak sesuai dengan kenyataan, apalagi saat emosi sedang tinggi. Dan sangat manusiawi pula jika pelanggan tersebut merasa tidak dihargai karena dibantah dengan keras oleh Anda. Apa jadinya jika api dibalas dengan api? Redakan amarah pelanggan dengan air agar keadaan menjadi tenang. Jika situasi tidak panas, akan lebih mudah memberi pengertian kepada pelanggan.


3. Langsung ucapkan maaf

Ada pepatah mengatakan “mengalahlah untuk menang”. Selaku pebisnis, pasti Anda ingin memenangkan hati dan kepercayaan pelanggan bukan? Sepatah kata “maaf” menunjukkan bahwa Anda seorang yang tulus dan rendah hati, sekaligus ampuh meredakan emosi pelanggan yang tengah komplain. Namun ingat, setelah maaf terujar, tindakan perbaikan pun harus segera dilakukan agar keluhan berakhir bahagia.

4. Klarifikasi dengan jelas


“Kiriman saya kok terlambat sampai 3 hari!” begitulah seru seorang pelanggan yang kecewa dengan semboyan bisnis Anda, ‘Satu hari pengiriman’. Untuk kasus seperti ini, kata maaf mungkin kurang mengobati rasa kecewa sang pelanggan. Jika Anda memerlukan waktu untuk melacak suatu masalah, ungkapkan pada pelanggan kalau Anda membutuhkan waktu (tidak terlalu lama pastinya). Klarifikasi pada tim di lapangan seperti kurir dan cari tahu masalah apa yang dihadapinya saat delivery.


5. Hadiahkan kompensasi

Menyambung kasus di nomor sebelumnya, setelah Anda melakukan klarifikasi, mungkin sebuah ‘hadiah’ perlu diberikan untuk meredam kekecewaan pelanggan. Membebaskan ongkos kirim pada pembelian selanjutnya, bisa jadi kompensasi manis agar pelanggan tersebut tetap berbelanja di toko online Anda. Hadiah seperti ini juga menunjukkan niat Anda untuk selalu membina hubungan baik dengan pelanggan tercinta.

Beberapa tips di atas mungkin terlihat sederhana, tapi tidaklah salah untuk diterapkan pada bisnis kebanggaan Anda. Semoga mulai sekarang Anda merdeka dari keluhan para pelanggan. Salam merdeka juga untuk bangsa kita tercinta Indonesia yang ke-70 tahun!

0 0
Feed